Tak Indah Ia Jika Sendiri…

· Tulisanku

Pernah melihat langit di siang hari?

Takkan indah birunya langit tanpa goresan putihnya awan..

Pernah melihat langit di malam hari?

Takkan indah gelapnya langit tanpa taburan bintang..

 

Blue..

Kesedihan..

Takkan indah ia..

Hingga kemudian putihnya awan datang..

Menggores kesedihan..

Menjadikan ia sebuah lukisan alam..

Setiap goresannya..

Setiap kumpulannya..

Menjadikan langit yang biru bermakna..

Kesedihan pun menjadi keceriaan…

Keceriaan putih yang penuh warna..

Ya, karena putih adalah kumpulan semua warna..

Semua berkumpul, bersinergi menjadi putih..

Dan kesedihan tinggallah sebuah ketenangan..

Ketenangan saat beragam warna menyatu..

 

Dark…

Kegelapan..

Takkan indah ia..

Hingga taburan bintang menghampiri..

Satu per satu menampakkan wujudnya..

Bintang yang kemudian menghiasi kegelapan..

Memberikan secercah harapan…

Bahwa masih ada cahaya di tengah gulita..

Masih ada energi untuk keluar dari gelapnya malam..

 

Blue.. and.. Dark..

Takkan indah mereka..

Hingga kemudian ada yang menghampiri..

Menemani mereka dan menghiasi..

Menggoreskan..

Mewarnai..

Melepaskan energi…

Memberikan kontribusi..

Hingga langit pun indah dilihat.

Hingga senyuman pun terkembang bagi yang memandangnya..

Ada kedamaian yang diberikan..

Karena blue and dark…

Tak indah untuk dipandang sendiri..

 

02.45 WIB

asrama peradaban..

untuk semua yang kurindukan…

-Asy-Syauqi-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: