Tentang Si “dia”

· Goresan Kehidupan

Malam ini penuh dengan inspirasi. Ide bermunculan dimana-mana. Tangan pun tak bisa diajak diam. Akhirnya, beberapa tulisan berhasil diterbitkan (setidaknya di blog dan fb.. ^^..). Always Learning, Always Growing, Always Inspiring.

Dan kali ini aku ingin menceritakan tentang si “dia”. Eittss.. Jangan salah sangka dulu. Sengaja aku sebut orang itu dengan sebutan “dia” karena dapat amanah dari itu orang untuk jangan menyebut nama untuk saat ini jika ingin menulis. Tak masalah bagiku. Yang penting adalah inspirasinya.

Ada yang menarik dengan si dia ini. Ya, sebenarnya dia sudah aku kenal sejak lama. Salah seorang yang menjadi daftar pesaing ku dalam berkompetisi. Kali ini aku akui bahwa aku iri dengannya. Baru saja dia terpilih sebagai “seseorang” di kampusnya, tetapi semangatnya untuk berprestasi tak pernah padam.. (nisa banget,.^^..).

Dimulai dengan diskusi mengenai dilematis seorang leader yang tetap ingin berprestasi, berkarya, tetapi tetap ingin menunaikan amanahnya dengan baik.. (tuh kan nisa banget.. ^^).  Ah, memang kita setipe. Oke, bagiku, apapun alasannya, berprestasi dan amanah bukanlah sesuatu yang parsial. Mereka adalah sebuah integrasi dari diri kita. Menjadi orang yang amanah dan berprestasi. Adalah suatu yang mutlak yang harus dimiliki oleh seorang aktivis. Seperti azzam ku sejak SMA, aku berprestasi untuk menginspirasi. Bukan sekadar mencari penghargaan atau hadiah, toh memang aku jarang dapat juara. Tetapi, pada saat kita berkarya, kita bisa menginspirasi orang lain untuk ikut seperti kita, bahkan melebihi. Mungkin di sana ada orang lain yang terinspirasi dan kemudian bisa menjadi juara, melebihi kita. Itulah prinsip yang aku pegang hingga kini.

Oke, kembali kepada si dia. Masih ingat tulisan ku tentang mimpi? Ya, dia telah membuktikannya. Suatu ketika dia mendeklarasikan bahwa tahun ini dia harus keluar negeri apapun agendanya, (sama seperti nisa yang mendeklarasikan harus ke Jepang apapun agendanya. *tak mau kalah). Dan sekarang, mimpi itu terwujud. Takdir Allah yang akhirnya mewujudkan hal itu. Papernya lolos dalam sebuah kompetisi di luar negeri. Allahu Akbar! Siapa yang tak senang kalau sohibnya sukses. ^^, Di tengah kesibukannya dalam memimpin organisasi yang baru terbentuk itu, dia berhasil mempertahankan semangatnya untuk berprestasi.

Sohibku yang satu itu memang keren. Dan aku pun tak mau kalah. Lihat nanti kawan. Aku akan ke Jepang dengan karya ku. Dan keliling dunia dengan visiku. *sambil mendoakannya juga. Mungkin lain waktu kita bisa membuat karya bersama (lagi).

-dalam asrama peradaban, 23.48 WIB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: