Klasifikasi Manusia Berdasarkan Sifat Magnetisnya..

· Inspirasi dari Alam

Teringat perbincangan saat kuliah tadi. Seperti biasa, dosen ku yang satu ini memang sering mencairkan suasana kalau perkuliahan terasa mulai jenuh. Kali ini belajar tentang sifat magnet. Seperti matakuliahnya, Medan II. Ya, pelajarannya seputar medan magnet dan listrik.

Di tengah perkuliahan, “Ada yang tau, kenapa bahan feromagnetik kalau diberikan medan magnet walau sebentar saja, langsung bisa jadi magnet? Nah, kalau dianalogikan seperti manusia, berarti si feromagnetik ini orang yang baik, diberikan sedikit pelajaran saja langsung nurut. Kalau paramagnetik dia butuh bimbingan, kalau dikasih magnet dia jadi magnet, tapi kalau medan magnet sekitarnya di nol kan, maka sifat magnetnya akan hilang. Yang parah itu si diamagnetik, diberikan magnet tetap aja ga jadi magnet.”

Wah,, menarik nih..

Teman2 ada yang belum tau apa itu feromagnetik, diamagnetik dan paramagnetik???

Ok, saya jelaskan terlebih dahulu. Feromagnetik, suatu bahan material yang mempunyai sifat magnetik: akan termagnetisasi jika diberi medan magnet. Artinya, saat material tersebut didekatkan ke suatu magnet, maka material tersebut akan menjadi magnet secara spontan dan permanen. Nah, kalau dianalogikan ke manusia. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa si feromagnetik ini adalah orang yang baik, yang mudah menerima nilai-nilai kebaikan, sekali diberi rangsangan langsung nurut aja. Dan kebaikan itu tetap melekat dalam dirinya, walaupun orang2 di sekitarnya ga lagi menjaga dan memberikan tausiyah untuknya.Keimanan mereka memang dahsyat deh. Seperti feromagnetik yang menjadi magnet permanen. Kalau dakwah kepada orang seperti ini, tantangannya sedikit, wong dijelaskan sebentar langsung manut. Dan untuk para Dai, memang seharusnya sifat ini yang melekat dalam dirinya, dimana nilai-nilai kebaikan akan tetap melekat, dengan ada atau tidaknya magnet yang dirasakan. Cocok nih untuk seorang Leader.. ^^

Jenis kedua adalah paramagnetik. Material jenis ini hanya bisa termagnetisasi saat diberikan medan magnet dari luar. Dan tidak mampu mempertahankan sifat magnetnya jika tidak diberikan medan magnet eksternal lagi. Nah, orang tipe paramagnetik ini berarti orang yang butuh bimbingan dan penjagaan. Dengan adanya orang baik disekitarnya, maka dirinya pun akan ikut baik. Karena dia bersifat tidak mampu mempertahankan sifat magnetnya, maka sang pembimbing ini harus senantiasa menemani, mengingatkan dan membimbing. Hingga suatu saat si paramagnetik ini bisa menjadi feromagnetik.

Hmm.. Ini yang parah. Si diamagnetik. Sifatnya menolak medan magnet. Orang yang seperti diamagnetik, saat dinasehati, diajak kebaikan malah ga respon, bahkan nolak. Na’udzubillah min dzalik. Orang-orang seperti ini tercatat dalam Al-Quran. Yaitu mereka yang saat diberikan petunjuk, malah menutup telinga mereka, dsb, hingga cahaya hidayah pun tidak dapat menembus kekerasan hati mereka.

Teman, yuk kita doa agar seperti feromagnetik, yang mampu dengan spontan menerima kebaikan dan menjaga kebaikan yang permanen dalam dirinya. Tetap rangkul teman2 kita yang paramagnetik, tetaplah memberikan magnet (nilai2 positif) , agar mereka pun terjaga sifat baiknya. Mohon berlindung dari sifat diamagnetik, dan jangan pernah bosan untuk menasehati si diamagnetik ini. Mungkin saja suatu saat dia menjadi feromagnetik, bahkan sifat magnetnya mungkin akan jauh di atas kita. Tetap Semangat..!!!

4 Komentar

Comments RSS
  1. pungkiningrum

    mengajak ke kebaikan, pahalanya berlimbah.. semangat!

  2. Dhika

    Wah nisa rajin nulis ya tiap hari haha, pengen juga kyk gitu tapi ada tapinya wkwk, semoga bisa rajin nulis lagi dah kyk dulu.

    nanggapin aja kalo ferromagnetik analogi kyk manusia ya bisa dibagi 2, yaitu diajak ke kebaikan dan keburukan, menurut saya tergantung medan magnetnya, bisa forward atau reverse yang intinya manusia dengan sifat demikian bisa diajak ke kebaikan atau ke keburukan, karena manusia tipe ini penurut, mereka akan mengikuti teman-temannya siapapun itu

    sama kyk paramagnetik dan diamagnetik, bisa jadi ke 2 kelompok yaitu baik dan tidak baik

    this is just my opinion
    Dhell

    • physicsfighter

      Ayo dhika.. asal ada niat yang kuat dan jangan nunda2.. pasti bisa kok.. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: