Siapa sangka..

· Islam, Tulisanku

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (Q.S Al-Qashash : 56)

Seuntai ayat yang menjadi tadzkirah bagi kita.

Hidayah, siapa sih yang bisa memberikan hidayah?? (nih bukan hidayah nama orang ya.. ^^)

Bukan kita, fren.. Hanya Allah yang bisa memilihkan kepada siapa hidayah itu diberikan. Sesuai banget dengan ayat di atas. Buktinya, Sang Nabi mulia, Rasulullah shallallhu ‘alaihi wasalaam, ndak bisa memberikan hidayah kepada pamannya yang begitu setia melindungi dan membela Nabi. (siapa hayoo??). Yup, Abu Thalib. Ayah dari shahabat sekaligus menantu Rasulullah ini meninggal dalam keadaan belum berislam. Padahal, perjuangannya ga kalah keren. Beliau berjuang habis2an untuk membela Nabi. Namun, hidayah memang belum datang kepadanya. Jadilah Islam belum ada dalam hatinya.

Itu Nabi, fren. Apalagi kita??

But, jangan pesimis gitu dong.. Kita tetap bisa mengajak orang lain dalam kebaikan. Bukan hanya bisa, tapi memang kudu. Kenapa??? Lianna, Nahnu du’at qabla kulli syai’. Karena kita adalah dai sebelum segala sesuatunya. Sebagai pelajar, ya tetaplah dai. Sebagai insyinyur, dai juga. Mau presiden pun, tetaplah seorang dai, yang wajib mengajak orang lain menuju kebaikan. Ingat Ali Imran : 104 , ya..

Inilah janji-Nya::

“Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun” HR. Muslim.

Wah,, siapa pula yang ga mau pahala. Cukup mengajak orang kepada kebaikan, trus kalau orang tersebut menyambut ajakan kita, kita akan mendapatkan pahala yang sama seperti yang dia lakukan.

(Ah, kalo gitu ngajak orang aja deh, kita ga usah ngerjain.. Kan dah dapat pahala dari yang kita ajak..)

Eitss.. jangan pernah berharap seperti itu, sob. Masih ingat dengan firman Allah:

“Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. “ (Ash-Shaaf: 2-3)

Yup, kalau kamu hanya tukang ngajak, tapi dirinya sendiri tidak melakukan, siap2 aja akan dibenci atau dimurkai Allah, seperti ayat di atas. Tau lilin kan? Yang kalau dibakar bisa nyala, tapi sendirinya bisa habis. Nah, begitulah nasib orang yang bisanya ngajak doang tapi ga bisa mendidik dirinya sendiri.. (Astaghfirullah..)

Alangkah indahnya kalau kita bisa memberikan pancaran kebaikan bagi orang lain. Dengan teladan kita, tingkah laku, apapun deh dari kita, bisa menginspirasi orang lain.

Hidayah, memang tidak diduga datangnya. Dia akan memilih siapa saja yang berhak untuk mendapat hidayah. Itulah fren yang ane lihat sekarang. Bersyukur, sekarang teman2 ane banyak yang tilawah kalau di himpunan, atau lagi nunggu dosen yang tak kunjung datang ke kelas. Kalau pas jeda kuliah nih, banyak pula yang shalat dhuha. Bersyukur banget deh. Bahkan ada yang bilang : “Wah, kalo MIPA adalah pesantrennya UI, kayaknya Fisika adalah pesantrennya MIPA nih.” (haduh2.. jadi ga enak.. masih jauh dari pesantren..)

Ga berhenti sampai situ. Ane yang emang suka banget berselancar di FB, lihat2 status orang, akan berdecak kagum dengan orang yang satu ini. Pas di fisika, gayanya beuh.. Jangan ditanya dah.. Tapi sekarang nih,, status2nya keren banget. Tausiyah, tadkirah, dll.. Pokoknya tentang Islam deh.. Seperti mendapatkan hidayah dari Allah. (semoga hidayah betah dalam dirinya.)

Nah, bagi kamu nih yang belum dapat hidayah, ayo dong dicari.. Dekatkan diri dengan Allah, agar bisa diberi hidayah. Dan buat kamu yang merasa sudah diberikan hidayah, jaga baik2. Karena sewaktu2 Allah bisa saja mencabut hidayah itu dari kamu. (Na’udzubillah min dzalik).. Al-iimanu yazid wa yanqush.. (iman itu bisa naik dan turun)

So, Tetaplah berdoa::

“Yaa Muqallibal quluub, tsabbit qalbiy ‘alaa diiniik..”

Wahai yang membolak-balikkan hati.. Tetapkanlah hatiku dalam agamamu..

**21.53

Ditemani lantunan sami yusuf, mesut kurtis dan zain bikha..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: