Masuk Fisika Mau Jadi Apa?

· Tulisanku

Itu adalah pertanyaan yang dilontarkan banyak orang yang belum mengetahui apa itu fisika. Kebanyakan MaBa fisika mendapatkan pertanyaan seperti itu dari orang di sekitarnya. Bahkan banyak dari mereka yang “kecemplung” masuk fisika, masih bertanya-tanya,  “Mau jadi apa kalau masuk fisika? “.

Kalau begitu, yuk kita mengenal fisika lebih dekat. Kata fisika diambil dari bahasa Yunani yang berarti alam (nature) dan menurut sejarah, fisika merupakan ilmu yang mempelajari fenomene-fenomena alam. (Dikutip dari buku: “Physics”, karangan Marcelo Alonso dan Edward J.Finn). Bisa dibayangkan betapa luasnya ilmu fisika itu. Dari hal hal sangat kecil seperti elekron hingga jagat raya yang luasnya tidak bisa dibayangkan. Semakin merasa kecil kita jika mempelajari ciptaan-Nya itu.

Luasnya ilmu ini, menuntut mahasiswa fisika untuk sabar dan tekun mempelajarinya. Seperti nasehat guru fisika saya, “Jika kamu ingin memahami fisika, maka bersabarlah..” Wah.. dengan mempelajari fisika, kita juga belajar menjadi orang yang sabar. Innallaha ma’ash-shobiriin. Berarti semakin banyak kesempatan nih untuk lebih dekat dengan Allah.

Kembali lagi kepada pertanyaan, mengapa harus fisika?
Di zaman globalisasi ini, teknologi berkembang dengan pesatnya. Dan ingat, suatu teknologi pastilah didasari oleh ilmu fisika. Fisika menjadi dasar bagi perkembangan teknologi. Itulah salah satu motivasi yang harus dimiliki oleh mahasiswa fisika, yakni menciptakan teknologi terbaru yang akan berguna untuk masyarakat luas. Subhanallah, ingat khan, salah satu muwashofat seorang muslim adalah” Nafi’un liy Ghoirih”, bermanfaat bagi orang lain. Nah, berarti dengan fisika bisa juga tuh membuka jalan kita menuju 10 muwashofat itu.

Bukan hanya ilmu yang didapat dari mempelajari fisika. Banyak softskill yang bisa dilatih dari mempelajari fisika ini. Seorang mahasiswa fisika dituntut untuk memiliki kemampuan menganalisis suatu masalah dan kemudian menyelesaikannya. Dari sinilah mereka dituntut untuk berpikir out of box. Menggabungkan teori-teori yang ada untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapinya. Contoh yang sederhana adalah Troubleshooting pada elektronika. Mengapa sebuah rangkaian tidak berjalan dengan baik? Saat itulah mereka harus berpikir. Apa yang salah? Bagaimana memperbaikinya? (wah.. jadi ingat mata kuliah elek1). Kata dosennya, kita harus belajar secara “DEWAsa”. Bukan seperti anak SMA yang bisanya disuapin saja. Masak dan makan sendirilah. Sadar, kita adalah MAHASISWA, bukan MASIHSISWA. So, cara berpikirnya juga berbeda.

Mempelajari fisika merupakan hal yang sangat seru bagi orang bertipe kolerik. Karena banyak tantangan yang harus dihadapi. Kesulitan, masa-masa sibuk, pusing dengan tugas, penelitian belum selesai, dan masih banyak lagi. Tetapi itu semua adalah batu loncatan. Siapa yang bisa melewatinya, maka ia akan masuk ke dalam tingkat selanjutnya yang lebih sulit. Seperti main game saja. Semakin susah tantangannya, semakin seru khan gamenya?!  Namun, game di fisika tiada akhir, bro. Namanya juga mempelajari fenomena alam. Selama alam ini masih ada, maka tugas seorang ahli fisika akan tetap berlanjut. (wah.. Bosan juga ya kalau gamenya gak selesai-selesai. But, enjoy aja..). Berarti, kita tetap dibutuhkan sepanjang masa, sist.

Karena tantangan yang banyak, kesibukan yang sangat padat, dan pemikiran yang begitu kompleks, sangat diperlukan kesabaran dan ketekunan. Bukan hal yang mudah untuk menjalaninya,tetapi pasti bisa dilakukan. (Oleh karena itu, jadilah “physicsfighter“, pejuang fisika)

Sebenarnya, hal yang menarik dari fisika adalah semakin kita mempelajarinya, semakin kita menyadari akan eksistensi Allah. Kenapa? Coba aja sendiri…. Bisa juga baca bukunya Agus Purwanto, Ph.D,  “Ayat-Ayat Semesta”. (bagus tuh untuk memotivasi kita mempelajari fisika)

SemangKA…!!!

(Semangat Karena Allah)

–> Selamat Datang di dunia Fisika
_Physicsfighter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: