Pengawetan Makanan Secara Pengasinan

· Uncategorized
Penulis

 

Tahukah kamu??

Salah satu teknik dari pengawetan makanan adalah pengasinan, yakni dengan memberikan senyawa kimia NaCl atau yang telah kita kenal dengan nama garam dapur.

 

Ternyata….

Garam bisa menghambat perkembangan danĀ  pertumbuhan mikroorganisme pembusuk ataupun perusak makanan. Sehingga dengan kemampuan yang dimiliki garam ini, bisa dijadikan sebagai pengawet makanan.

Teknik ini merupakan salah satu yang menjadi metode pengawetan makanan yang pertama dan masih digunakan oleh masyarakat luas. Di Indonesia sendiri ada beberapa makanan yang diawetkan dengan teknik pengasinan, antara lain tempoyak, lernea, mandai, kasam, samu dan wadi (ini istilah2 yang kurang dikenal ya...). Namun, lebih sering digunakan pada pengawetan ikan dan daging.

 

Berapa banyak yang dibutuhkan?

Untuk mengawetkan makanan, diperlukan garam sekitar 20% atau 2 ons/kg bahan yang akan diawetkan. Biasanya teknik ini dipadukan dengan teknik pengawetan makanan secara fisik seperti pengasapan dan pengeringan.

 

(artikel ini ditulis berdasarkan berbagai sumber. semoga bermanfaat.)

 

2 Komentar

Comments RSS
  1. dewi

    apha saja mkanan yg di asapkan yach
    tlong di blz

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: